Cari Blog Ini

Kamis, 24 Mei 2012

Sistem Informasi Akademik Berbasis Web

Sistem Informasi Akademik Berbasis Web
SMP Negeri 4 Samarinda

Abstrak
Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMP Negeri 4 Samarinda merupakan suatu sistem yang memberikan informasi laporan keaktifan siswa secara online yang berupa laporan nilai serta laporan absensi siswa yang bersangkutan dengan berbasiskan web, sehingga membantu kecepatan dan kualitas dalam penyampaian informasi. Selain itu dengan berbasiskan web maka informasi data dapat diakses dengan waktu dan tempat yang tidak ditentukan. Pada sistem ini, menu hanya dapat diakses oleh user tertentu yaitu siswa, pengajar dan administrator. Pada hasil penelitian ini telah dikembangkan sebuah Sistem Informasi Akademik Berbasis Web dengan studi kasus pada SMP Negeri 4 Samarinda. Dimana dalam membangun sistem ini digunakan alat bantu pengembangan sistem yaitu Data Flow Diagram (DFD), Context Diagram, Entity Relationship Diagram (ERD) dan Flowchart serta dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML dan MySQL sebagai databasenya.

Kata kunci: Sistem Informasi Akademik
---------------------------------------------------------------------------------------------------------


1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dunia internet semakin lama semakin
berkembang karena manusia selalu mencari
terobosan baru. Dalam perkembangan sebuah
sistem informasi jarak jauh yang memberikan hak
akses khusus bagi anggotanya sudah banyak yang
menggunakannya. Sistem informasi akademik
berbasis web pada SMP Negeri 4 Samarinda,
khususnya dalam hal pengolahan data siswa, mulai
dari memasukkan data (input), mengubah data dan
menampilkan data (output). Sistem informasi ini
memiliki fasilitas pelaporan nilai dan absensi siswa
dari pengajar kepada bagian administrasi secara
langsung.
SMP Negeri 4 Samarinda salah satu
sekolah yang belum memiliki sistem informasi ini
dirasa sangat memerlukan sistem informasi
akademik berbasis web guna memberikan
kemudahan baik kepada pengajar dalam
menginformasikan pelaporan keaktifan siswa.
Dengan begitu proses pelaporan data nilai dan
absensi keaktifan siswa dapat diinformasikan
dengan cepat.
Berdasarkan uraian di atas maka dapat
diambil kesimpulan bahwa sistem informasi sangat
diperlukan dalam dunia pendidikan khususnya yang
menyangkut akademik kesiswaan. Sebagai contoh
dengan adanya sistem informasi akademik berbasis
web pada SMP Negeri 4 Samarinda ini sebagai
sarana informasi bagi siswa dan pengajar mengenai
pelaporan data nilai dan data keaktifan siswa
dengan memanfaatkan sistem komputerisasi yang
diolah dengan menggunakan bahasa pemrograman
web PHP serta database MySQL.

1.2 Rumusan Masalah
Dengan melihat latar belakang di atas,
maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
“Bagaimana merancang dan membuat Sistem
Informasi Akademik di SMP Negeri 4 Samarinda
dengan berbasiskan web.”

1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas,
maka tujuan penelitian ini adalah membangun
sistem informasi akademik berbasis web yang dapat
digunakan sebagai salah satu fasilitas di SMP
Negeri 4 Samarinda untuk penyajian informasi
kepada siswa mengenai data nilai dan data absensi
serta menyajikan informasi kepada user mengenai
daftar pegawai, daftar pengajar, daftar kelas serta
daftar jadwal mata pelajaran.

1.4 Manfaat Penelitian
Sistem informasi akademik berbasis web
ini merupakan suatu sistem yang sangat penting
untuk menunjang kecepatan dan ketepatan dalam
penyajian informasi tentang perkembangan
pendidikan siswa. Jadi, manfaat dari penelitian
bagi SMP Negeri 4 Samarinda sendiri yaitu sebagai
bahan pertimbangan dalam menyelesaikan
permasalahan yang ada di dalam suatu sekolah,
terutama dalam hal ini adalah untuk penyajian
informasi perkembangan pendidikan siswanya
dengan baik dan benar serta informatif.

2. METODOLOGI PENELITIAN

2.1 Metode Penelitian
Adapun metode pengumpulan data dan
informasi yang digunakan adalah sebagai berikut:

2.1.1 Studi Lapangan (Field Research)
Yaitu penelitian dengan cara meneliti
langsung ke lapangan atau lokasi penelitian guna
melihat secara langsung hal-hal atau data-data yang
berkaitan dengan materi yang dibutuhkan.

2.1.2 Studi Kepustakaan (Library
Research)
Yaitu penelitian yang dilaksanakan
berdasarkan data yang diperoleh dari teori-teori
yang bisa didapat dari buku-buku penunjang yang
berhubungan dengan topik yang diambil sebagai
bahan pembanding atau dasar pembahasan lanjut,
serta untuk memperoleh landasan-landasan teori
dari sistem yang akan dikembangkan.

2.1.3 Internet
Merupakan sumber data dan informasi
yang diperoleh dan didapat secara online yang
berguna untuk menambah referensi dan sebagai
perbandingan bagi penelitian kepustakaan dan
dokumentasi serta literatur untuk mendapatkan data
sekunder guna memperkuat argumentasi dan
presentasi.

2.1.4 Analisa Data
Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis
untuk mengembangkan sistem yang ada dengan
tujuan memperoleh hasil yang lebih baik lagi.

2.1.5 Desain
Merancang dan mendesain suatu sistem
untuk menyajikan serta menyampaikan suatu
informasi.

2.2 Analisa Kebutuhan

2.2.1 Kebutuhan Perangkat Keras
(Hardware)
Untuk kebutuhan hardware, penulis
menggunakan satu unit PC (Personal Computer)
dengan spesifikasi, Pentium IV 1.81 GHz, RAM
512 MB, HD 100 GB, VGA Ati Radeon9200,
Monitor 15 Inch.

2.2.2 Kebutuhan Perangkat Lunak
(Software)
Perangkat lunak yang digunakan untuk
membangun sistem informasi akademik ini terdiri
dari:
a. Sistem operasi Windows XP
b. Web browser seperti Internet Explorer, Mozilla
atau web browser lainnya.
c. Macromedia Dreamweaver MX
d. Adobe Photoshop CS
e. MySQL 3.23.47
f. Web server Apache 1.3.23

2.2.3 Kebutuhan Antarmuka Pemakai
(User Interface)
Antarmuka pemakai atau user interface
adalah bagian penghubung antara program dengan
pengguna. Pengguna akan berhubungan dengan
server melalui sebuah program yang dibuat
menggunakan bahasa pemrograman PHP.

2.2.4 Kebutuhan Input
Kebutuhan input dari sistem informasi
akademik adalah sebagai berikut:
1. Data lengkap pegawai, data lengkap pengajar,
data lengkap siswa, data kelas, data mata
pelajaran, data jadwal mata pelajaran, data
aspek penilaian serta data sarana dan prasarana
sekolah.
2. Data nilai dan data absensi siswa berdasarkan
mata pelajaran tertentu oleh pengajar.

2.2.5 Kebutuhan Output
Kebutuhan output dari sistem informasi
akademik adalah sebagai berikut :
1. Informasi daftar pegawai, daftar pengajar, data
lengkap siswa, daftar kelas, daftar sarana dan
prasarana sekolah serta daftar jadwal mata
pelajaran.
2. Informasi laporan data keaktifan siswa yang
berupa data nilai dan data absensi yang dapat
dilakukan oleh masing-masing siswa dengan
melakukan login terlebih dahulu.
3. Laporan data nilai serta data absensi siswa
dalam media kertas sebagai arsip manual
pengajar dan bagian administrasi.

2.3 Metode Perancangan
Sistem informasi akademik berbasis web
dibangun dengan menggunakan bahasa
pemrograman web PHP serta database MySQL.
Program ini berisi subsistem mulai dari input data
lengkap siswa dan pengajar, pengolahan data nilai
serta absensi siswa juga komponen lain yang
mendukung program.
Program ini digunakan sebagai sistem
informasi akademik berbasis web pada SMP Negeri
4 Samarinda. Sistem ini dibuat bersifat intern yang
artinya pengguna program ini hanya kalangan
tertentu yang memiliki hak akses terhadap program.
Bagian-bagian yang dapat mengakses program ini
adalah administrasi/administrator, pengajar dan
siswa.

2.4 Gambaran Umum SMP Negeri 4
Samarinda

2.4.1 Profil Singkat
Sekolah Menengah Pertama Negeri 4
Samarinda diresmikan berdasarkan Surat
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia terhitung mulai tanggal 02
September 1978 dengan nomor Surat Keputusan
0292/0/1978. SMP Negeri 4 terletak di Jln. Ir. H.
Juanda No. 14 RT. 17 Kelurahan Air Putih
Samarinda. Sekolah ini memiliki bangunan
permanen dengan luas lahan 10.129 m2 yang
terbagi dari luas halaman 4.534 m2 dan luas gedung
seluruhnya 3.309 m2.

2.4.2 Struktur Organisasi
STRUKTUR ORGANISASI
SMP NEGERI 4 SAMARINDA


2.4.3 Satuan Kurikulum SMP Negeri 4
Samarinda
Kurikulum di SMP Negeri 4 Samarinda
sekarang berbeda dengan kurikulum tahun-tahun
sebelumnya. Kurikulum yang berlaku saat ini
dimana sistem penilaian suatu mata pelajaran
didasarkan pada aspek-aspeknya. Masing-masing
mata pelajaran memiliki beberapa aspek penilaian.
Sebagai contoh, mata pelajaran Bahasa Indonesia
memiliki empat aspek yaitu mendengarkan,
berbicara, membaca dan menulis. Hal ini bertujuan
agar siswa dapat mengembangkan potensinya
sesuai dengan kemampuannya. Pada masingmasing
aspek tersebut memiliki standar kompetensi
dan kompetensi dasar dalam proses belajar
mengajar sebagai acuan. Standar kompetensi dan
kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk
mengembangkan materi pokok, kegiatan
pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi
untuk penilaian. Standar kompetensi menjelaskan
materi pokok dari aspek mata pelajaran dan
dijabarkan materi-materi pokok tersebut sebagai
kompetensi dasar. Pada masing-masing materi
pokok di standar kompetensi memiliki alokasi
waktu dalam satu semester (enam bulan), jadi
pengajar dapat dengan mudah membuat
perencanaan untuk pembahasan materi sesuai
alokasi waktunya.
Dalam proses belajar mengajar, pengajar
memberikan materi pokok sesuai aspek dari suatu
mata pelajaran. Untuk pelaksanaan ulangan harian,
ujian tengah semester maupun ujian akhir semester,
materi yang diujikan berdasarkan pada masingmasing
aspek dan standar kompetensi dari suatu
mata pelajaran. Sehingga pada pelaporan nilai
akhir yaitu nilai rapor, nilai yang dilaporkan dirapor
berdasarkan pada masing-masing aspek penilaian
dari suatu mata pelajaran. Proses perhitungan
untuk nilai rapor adalah 60%:20%:20% masingmasing
dari nilai rata-rata ulangan harian, nilai
ujian tengah semester dan nilai ujian akhir
semester.

3. HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN

3.1 Hasil Analisa Kebutuhan Masalah
Berdasarkan analisa kebutuhan masalah
yang telah dibahas sebelumnya, sistem informasi
akademik pada SMP Negeri 4 Samarinda ini
berguna sebagai sarana informasi mengenai SMP
Negeri 4 Samarinda. Dalam sistem ini masalah
yang difokuskan lebih kepada informasi mengenai
laporan data nilai serta data absensi oleh pengajar
kepada siswa bimbingannya secara online sehingga
proses pelaporan data tersebut dapat cepat
diinformasikan.
Mengenai satuan kurikulum yang telah
diuraikan sebelumnya yang berlaku di SMP Negeri
4 Samarinda, maka dengan adanya perubahan
kurikulum tersebut maka laporan yang diberikan
oleh pengajar kepada siswanya lebih banyak
dikarenakan sistem penilaian yang didasarkan pada
aspek-aspek penilaiannya, tidak seperti tahun-tahun
ajaran sebelumnya yang belum menggunakan
sistem standar kompetensi sehingga materi
pokoknya diujikan keseluruhan dan tidak
berdasarkan pada aspek-aspeknya. Dengan
dibangunnya sebuah sistem informasi akademik
berbasis web yang berguna sebagai alat bantu pihak
sekolah dalam penyampaian informasi kepada
siswanya secara cepat, tepat dan uptodate, sehingga
kinerja suatu pekerjaan dapat diwujudkan lebih
maksimal.

3.2 Hasil Perancangan Sistem
Perancangan sistem dibedakan menjadi beberapa
bagian yang sesuai dengan tahapan-tahapan yang
diterapkan pada metode perancangan yaitu:

3.2.1 Context Diagram


Berikut penjelasan context diagram di atas :
1. Administrator, seorang administrator
melakukan input data ke dalam sistem serta
melakukan update jika terdapat penambahan
data baru. Seorang admin memiliki hak akses
yang luas sehingga admin juga diberikan
laporan data nilai serta data absensi siswa
untuk dapat dicetak oleh admin sebagai arsip
manual.
2. Pengajar, seorang pengajar diberikan hak akses
untuk menginput data nilai dan absensi siswa
didiknya ke dalam sistem untuk kemudian
dilaporkan secara online kepada siswa yang
bersangkutan.
3. Siswa, seorang siswa diberi hak akses untuk
melihat laporan data nilai absensinya
berdasarkan mata pelajaran dan pengajar
tertentu yang telah diinput oleh pengajar dari
mata pelajaran masing-masing dan telah diolah
(processing) oleh system
Penjabaran dari Data Flow Diagram di atas:
Administrator memegang peranan yang
penting dalam menjalankan sistem informasi ini.
Seorang administrator bertanggung jawab terhadap
delapan proses awal dari sistem informasi ini.
Berikut penjelasan dari proses-proses yang terjadi:

a. Proses 1 (Input Data Pegawai)
Administrator melakukan input data pegawai,
kemudian tersimpan ke dalam tabel pegawai
serta melakukan update jika terdapat
penambahan pegawai baru. Data pegawai ini
akan menjadi laporan berupa informasi untuk
siswa maupun pengajar.
b. Proses 2 (Input Data Pengajar)
Administrator melakukan input data pengajar
yang akan tersimpan ke dalam tabel pengajar
serta melakukan update ataupun melakukan
delete data pengajar tersebut. Seorang
pengajar memiliki hak akses di dalam sistem
ini yaitu untuk input data nilai serta data
absensi dari siswa yang dibimbingnya.
c. Proses 3 (Input Data Siswa)
Administrator melakukan input, update atau
delete data siswa yang disimpan dalam tabel
siswa dan secara otomatis data siswa yang
terdaftar memiliki hak akses dalam sistem
informasi ini untuk melihat laporan data nilai
ataupun data absensi siswa tersebut yang telah
diinput oleh pengajarnya sesuai mata pelajaran
berdasarkan pada aspek-aspek penilaiannya.
d. Proses 4 (Input Data Kelas)
Proses ini merupakan proses untuk menginput
data-data kelas aktif yang akan disimpan ke
dalam tabel kelas. Tabel ini befungsi untuk
menampilkan data siswa yang dibaca melalui
tabel kelas tersebut.
e. Proses 5 (Input Data Mata Pelajaran)
Administrator melakukan proses input data
mata pelajaran yang nantinya akan tersimpan
ke dalam tabel mata pelajaran. Data mata
pelajaran tersebut akan dipakai dalam proses
untuk menginput data jadwal mata pelajaran.
f. Proses 6 (Input Data Jadwal Mata
Pelajaran)
Administrator melakukan proses input, update
atau delete terhadap data jadwal mata pelajaran
yang dibuat di setiap tahun ajaran. Data jadwal
mata pelajaran tersebut akan tersimpan ke
dalam tabel jadwal. Data jadwal mata
pelajaran ini berperan untuk pengajar dalam
proses menginput atau menampilkan data nilai
dan data absensi siswa sesuai mata
pelajarannya.
g. Proses 7 (Input Data Aspek Penilaian)
Administrator melakukan proses input data
aspek penilaian dari suatu mata pelajaran. Data
ini akan tersimpan ke dalam tabel aspek
penilaian. Tabel aspek penilaian ini berperan
dalam penginputan atau menampilkan data
nilai siswa.
h. Proses 8 (Input Data Sarana dan Prasarana
Sekolah)
Administrator melakukan input data sarana dan
prasarana sekolah yang akan tersimpan ke
dalam tabel sarana. Data ini nantinya berguna
sebagai laporan informasi mengenai daftar
sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah
kepada siswa maupun pengajar.
i. Proses 9 (Input Data Nilai dan Absensi)
Proses ini dilakukan oleh pengajar dengan
melakukan input data nilai dan absensi siswa
yang dibimbingnya berdasarkan mata
pelajarannya ke dalam sistem berdasarkan data
manual dilapangan. Data nilai yang diinput
yaitu nilai rata-rata harian, nilai ujian tengah
semester dan nilai ujian akhir semester
berdasarkan pada aspek penilaiannya pada
suatu mata pelajaran yang kemudian diolah
oleh sistem sehingga menghasilkan nilai akhir
pada semester yang sedang berjalan sedangkan
data absensi yang diinput berdasarkan pada tiap
pertemuannya. Data nilai dan absensi yang
diinput oleh pengajar tersebut akan tersimpan
ke dalam tabel kelas_n.
j. Proses 10 (Proses Daftar Laporan)
Proses dimana menampilkan laporan berupa
informasi baik kepada pengajar maupun siswa
mengenai daftar pegawai, daftar pengajar,
daftar kelas, daftar sarana dan prasarana
sekolah serta daftar jadwal mata pelajaran pada
tiap-tiap kelas. Data-data tersebut diambil dari
data yang telah masuk dalam database pada
tiap-tiap tabel.
k. Proses 11 (Proses Laporan Nilai dan
Absensi)
Proses ini menampilkan laporan data nilai dan
data absensi siswa berdasarkan mata pelajaran
dan pengajar dalam periode tertentu yaitu per
semesternya. Laporan data nilai dan absensi
ini diberikan untuk siswa, dimana seorang
siswa memiliki hak akses untuk melihat
laporan data nilai dan absensinya per semester
berdasarkan mata pelajarannya dengan
melakukan login terlebih dahulu. Laporan nilai
dan absensi ini juga diberikan/dilaporkan
kepada administrasi yang mana diberikan hak
akses untuk mencetak laporan nilai dan absensi
tersebut yang digunakan sebagai arsip manual.

3.3 Implementasi Perangkat Lunak

3.3.1 Batasan Implementasi
Batasan implementasi ini ditinjau agar
pengguna dapat mengakses perangkat lunak dengan
baik, batasannya adalah sebagai berikut :
a. Segi hardware, PC (personal computer)
dengan prosesor yang memiliki clock speed
400 MHZ dan RAM minimal 64 MB atau
memiliki spesifikasi lebih baik.
b. Segi software, menggunakan browser yaitu
aplikasi untuk melihat tampilan halaman web.

3.3.2 Batasan Implementasi Ditinjau
dari Server
a. Segi hardware, PC (personal computer)
dengan prosesor yang memiliki clock speed 1.8
GHZ dan RAM minimal 128 MB atau memliki
spesifikasi lebih baik maka layanan akan lebih
baik.
b. Segi software, menggunakan sistem operasi
Microsot Windows XP, Apache sebagai web
server dan pemrograman script menggunakan
PHP dan HTML.

3.3.3 Implementasi
Implementasi merupakan tahap dimana
sistem siap dioperasikan pada keadaan yang
sebenarnya, dari sini akan diketahui apakah sistem
yang dibuat benar-benar dapat menghasilkan tujuan
yang diinginkan.
Sebelum sistem diterapkan dan
diimplementasikan, maka sistem harus bebas
terlebih dahulu dari kesalahan-kesalahan penulisan
bahasa, kesalahan sewaktu proses atau kesalahan
logika. Setelah sistem bebas dari kesalahan, sistem
dites dengan membuka halaman-halaman yang ada.

3.3.3.1 Implementasi Database
Sistem informasi akademik berbasis web
ini menggunakan MySQL sebagai Database
Management System (DBMS). Diperlukan satu
database yang diberi nama akademik serta tabeltabelnya.
Tabel-tabel database yang digunakan
untuk penyimpanan data pada sistem informasi
terdiri dari beberapa tabel. Berikut tabel-tabel
database akademik yang diperlukan dalam
penyelesaian sistem informasi akademik ini:
1. Tabel Pengajar
Tabel pengajar digunakan untuk menampung
data-data lengkap yang berhubungan dengan
pengajar.
2. Tabel Siswa
Tabel siswa digunakan untuk menampung
data-data lengkap siswa.
3. Tabel Kelas
Tabel kelas digunakan untuk menampung data
nama-nama kelas.
4. Tabel Kelas_n
Tabel kelas_n digunakan untuk menampung
data suatu kelas tertentu yang mana berisi
mengenai data absensi serta data nilai siswa
berdasarkan mata pelajaran dan pengajar
tertentu.
5. Tabel Jadwal
Tabel jadwal digunakan untuk menampung
data jadwal mata pelajaran masing-masing
kelas.
6. Tabel Mata Pelajaran
Tabel mata pelajaran berbeda dengan tabel
mata pelajaran. Pada tabel mata pelajaran ini
digunakan hanya untuk menampung data
nama-nama mata pelajaran saja.
7. Tabel Aspek
Tabel aspek berisi data nama-nama aspek dari
masing-masing mata pelajaran yang
dipergunakan untuk penilaian.
8. Tabel Pegawai
Tabel pegawai digunakan untuk menampung
data-data pegawai.
9. Tabel Sarana
Tabel sarana digunakan unruk menampung
data-data sarana dan prasarana yang dimiliki
oleh sekolah.
10. Tabel Administrator
Tabel administrator digunakan untuk
menampung data administrator/administrasi,
seperti nama, userid, dan password.

3.3.3.2 Implementasi Sistem Informasi
Akademik
Sistem informasi akademik ini dibagi
menjadi beberapa halaman. Dalam sistem
informasi akademik ini terdapat halaman yang
memiliki hak akses tersendiri. Berikut halaman
yang ada pada sistem informasi akademik berbasis
web ini :
1. Halaman Utama
Halaman utama merupakan tampilan yang
pertama kali dilihat oleh pengguna. Pada
halaman utama terdapat tujuh menu berupa link
untuk mengakses halaman lain.
2. Halaman Profil
Halaman profil berisi informasi mengenai
profil sekolah, kondisi tenaga pengajar dan
tenaga administrasi, serta informasi kondisi
siswa dan akademik.
3. Halaman Daftar
Halaman daftar menampilkan informasi data
pengajar, data pegawai, data kelas, data sarana
dan prasarana sekolah serta data jadwal mata
pelajaran.
4. Halaman Denah
Halaman denah menampilkan denah dari SMP
Negeri 4 Samarinda.
5. Halaman Siswa
Halaman siswa ini hanya dapat di akses oleh
siswa yang bersangkutan dengan melakukan
login terlebih dahulu. Kemudian barulah siswa
dapat melihat laporan nilai dan absensi dari
siswa yang bersangkutan.
6. Halaman Pengajar
Halaman pengajar hanya dapat di akses oleh
seorang pengajar. Hak akses yang diberikan
kepada pengajar lebih luas dibanding siswa.
Pengajar diberikan hak untuk menginputkan
atau mengedit data nilai siswa serta data
absensi siswa yang dibimbingnya. Masingmasing
pengajar hanya dapat mengakses data
kelas dan siswa yang dibimbingnya saja, oleh
sebab itu setiap pengajar juga harus melakukan
login terlebih dahulu.
7. Halaman Administrator
Seorang administrator memiliki hak akses yang
paling luas dibanding user yang lain. Halaman
yang paling awal yang akan diakses oleh
administrator adalah halaman login.

4. PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Dari hasil penelitian, perancangan dan
implementasi yang telah dilakukan ada beberapa
kesimpulan yang dapat dikemukakan sebagai
berikut:
1. Sistem informasi akademik berbasis web ini
dirancang sebagai solusi bagi pihak SMP
Negeri 4 Samarinda untuk mengelola bagian
akademik dalam penyajian laporan nilai serta
keaktifan siswa secara cepat dan tepat
dibandingkan secara manual sehingga kinerja
dalam mencapai pekerjaan dapat diwujudkan
secara lebih maksimal.
2. Sistem informasi akademik berbasis web dibuat
bersifat intern, artinya pengguna program ini
hanya kalangan tertentu yang memiliki hak
akses terhadap sistem ini yaitu siswa, pengajar
dan administrator.
3. Sistem ini dibuat sebagai sarana informasi
dalam menyajikan informasi laporan nilai serta
absensi siswa pada semester yang sedang
berjalan kepada kalangan yang memiliki hak
akses dalam sistem ini.
4. Dalam menampilkan laporan nilai dilakukan
pada masing-masing aspek suatu mata
pelajaran, dikarenakan sistem penilaian di SMP
Negeri 4 Samarinda sekarang telah berbeda
dengan tahun-tahun lalu dimana sekarang lebih
diperinci dengan aspek penilaian pada masingmasing
mata pelajaran dan aspek penilaian
tersebut memiliki nilai standar kompetensi.
5. Sistem informasi akademik ini juga
memberikan informasi mengenai daftar data
pegawai, data pengajar, data kelas, data sarana
dan prasarana yang dimiliki serta data jadwal
mata pelajaran pada tiap-tiap kelas.

4.2 Saran
Dalam sistem ini disadari masih banyak
kekurangan dan kelemahan, oleh karena itu untuk
pengembangan selanjutnya disarankan:
1. Sistem yang dibuat ini masih terbatas pada
penginformasian atau pelaporan data nilai dan
data absensi siswa. Untuk pengembangan
selanjutnya diharapkan dapat memberikan
informasi atau laporan data-data yang lebih
meluas dalam cakupan akademik di SMP
Negeri 4 Samarinda.
2. Hendaknya dalam penginputan nilai ataupun
absensi diperhatikan ketelitiannya sehingga
tidak terdapat kesalahan dalam penyampaian
informasi kepada pihak yang memerlukan
informasi tersebut.
3. Perancangan sistem informasi akademik
berbasis web ini hendaknya segera ditindak
lanjuti untuk direalisasikan oleh pihak SMP
Negeri 4 Samarinda sehingga dapat mencapai
serta mewujudkan kinerja yang lebih baik dan
maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

Baca Selengkapnya...

Selasa, 20 Desember 2011

CDMA Wireless Communication

Code-Division Multiple Access, sebuah teknologiseluler digital yang menggunakan teknik spread spectrum. Tidak seperti sistem bersaing, seperti GSM, yang menggunakanTDMA, CDMA tidak menetapkan frekuensi tertentu untuk tiap user. Melainkan, setiap saluran menggunakan spektrum penuh yang tersedia. Percakapan individu dikodekan dengan urutanpseudo-acak digital. CDMA secara konsisten menyediakan kapasitas yang lebih baik untuk komunikasi suara dan data dariteknologi mobile komersial lainnya, memungkinkan pelanggan lebih banyak untuk menghubungkan pada waktu tertentu, dan itu adalah platform umum di mana teknologi 3G dibangun.
CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali selama Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman di transmisi macet. Sekutumemutuskan untuk mengirimkan lebih dari beberapa frekuensi,bukan satu, sehingga sulit bagi Jerman untuk mengambil sinyalyang lengkap. Karena chip Qualcomm menciptakan komunikasi untuk teknologi CDMA, itu adalah jamban untuk informasirahasia. Setelah informasi menjadi publik, Qualcomm mengklaimpaten pada teknologi dan menjadi yang pertama untukmengkomersialkan itu.
CDMA Pita Lebar (Broadband CDMA) adalah sistem komunikasi pribadi berbasis nirkabel yang menggunakan pita yang lebih lebar. Pita lebar ini memungkinkan penggunaan multimedia yang tidak dapat dilakukan oleh sistem pita sempit (narrowband). Selain efektif dan efisien, Broadband CDMA juga menyediakan potensi nirkabel yang memancarkan sinyal yang lebih kuat dari teknologi selular lainnya. Sistem ini mengurangi proses propagasi dan menawarkan kualitas suara yang lebih baik. Di samping itu sistem ini juga memiliki potensi lingkaran lokal (local loop) yang transparan dengan fungsi seperti teknologi Internet yang menggunakan kabel (wireline).
CDMA Pita Lebar dirancang untuk menyediakan layanan bergerak (mobile) ke fasilitas antarmuka lainnya. Pita lebar memiliki kecepatan dalam mengirimkan data dalam bentuk audio (data voice), data berupa gambar dan huruf (high speed fax), data multimedia, dan data dalam bentuk video.
Sejarah
Teknologi CDMA awalnya dikembangkan untuk penggunaan militer Amerika dan dipublikasikan secara komersil oleh perusahaan di Amerika Qualcomm. Selanjutnya teknologi ini dikembangkan dengan standard IS-95 (Interim Standard) dan menggunakan frekuensi standard 800 MHz.
Kehadiran teknologi Broadband CDMA ini telah dikembangkan di Indonesia oleh PT Komselindo sebagai operator AMPS (Advance Mobile Phone System) . Teknologi yang bisa menyediakan layanan Internet ini sedang dicoba pada frekuensi 2 GHz dan PT Telkom menyebutnya dengan PASOPATI dan multimedia .
Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.
Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan[1].
CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm.
CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.
Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk pada Global Positioning System (GPS) dan pada sistem satelit OmniTRACS untuk logistik transportasi. Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikal bakal yang membantu insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan Soft Handoff dan kendali tenaga cepat, teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktis dan efisien untuk komunikasi seluler terrestrial.
Keuntungan CDMA
Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell
tidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal
dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu (guard time) untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band) untuk menjaga intervensi antarkanal
tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi
memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses
memiliki proteksi dari proses penyadapan
[sunting]Penggunaan di dalam telepon bergerak

Sejumlah istilah yang berbeda digunakan untuk mengacu pada penerapan CDMA. Standar pertama yang diprakarsai oleh QUALCOMM dikenal sebagai IS-95, IS mengacu pada sebuah Standar Interim dari Asosiasi Industri Telekomunikasi (Telecommunications Industry Association, TIA) yang terakreditasi oleh American National Standards Institute (ANSI)[1]. IS-95 sering disebut sebagai 2G atau seluler generasi kedua. Merk dagang cdmaOne dari QUALCOMM juga digunakan untuk menyebut standar 2G CDMA.
Setelah beberapa kali revisi, IS-95 digantikan oleh standar IS-2000. Standar ini diperkenalkan untuk memenuhi beberapa kriteria yang ada dalam spesifikasi IMT-2000 untuk 3G, atau selular generasi ketiga. Standar ini juga disebut sebagai 1xRTT yang secara sederhana berarti "1 times Radio Transmission Technology" yang mengindikasikan bahwa IS-2000 menggunakan kanal bersama 1.25-MHz sebagaimana yang digunakan standar IS-95 yang asli. Suatu skema terkait yang disebut 3xRTT menggunakan tiga kanal pembawa 1.25-MHz menjadi sebuah lebar pita 3.75-MHz yang memungkinkan laju letupan data (data burst rates) yang lebih tinggi untuk seorang pengguna individual, namun skema 3xRTT belum digunakan secara komersil. Yang terbaru, QUALCOMM telah memimpin penciptaan teknologi baru berbasis CDMA yang dinamakan 1xEV-DO, atau IS-856, yang mampu menyediakan laju transmisi paket data yang lebih tinggi seperti yang dipersyaratkan oleh IMT-2000 dan diinginkan oleh para operator jaringan nirkabel.
System CDMA QUALCOMM meliputi sinyal waktu yang sangat akurat (biasanya mengacu pada sebuah receiver GPS pada stasiun pusat sel (cell base station)), sehingga jam berbasis telepon seluler CDMA adalah jenis jam radio yang semakin populer untuk digunakan pada jaringan komputer. Keuntungan utama menggunakan sinyal telepon seluler CDMA untuk keperluan jam referensi adalah bahwa mereka akan bekerja lebih baik di dalam bangunan, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk memasang sebuah antena GPS di luar bangunan.
Yang juga sering dikacaukan dengan CDMA adalah W-CDMA. Teknik CDMA digunakan sebagai prinsip dari antarmuka udara W-CDMA, dan antarmuka udara W-CDMA digunakan di dalam Standar 3G global UMTS dan standar 3G Jepang FOMA, oleh NTT DoCoMo and Vodafone; namun bagaimanapun, keluarga standar CDMA (termasuk cdmaOne dan CDMA2000) tidaklah compatible dengan keluarga standar W-CDMA.
Aplikasi penting lain daripada CDMA, mendahului dan seluruhnya berbeda dengan seluler CDMA, adalah Global Positioning System, GPS.
Soft Handoff
Soft handoff (or soft handover) adalah salah satu inovasi dalam mobilitas dimana mungkin dilakukan dengan teknologi CDMA.Hal ini berkaitan dengan teknik atau pemindahan dari satu sel ke sel yang lain tanpa memutuskan hubungan radio kapanpun. Di dalam teknologi TDMA dan sistem analog,setiap pancaran sel pada frekuensinya sendiri,berbeda daripada sel-sel tetangganya.Jika sebuah perangkat bergerak telah mencapai batas dari sel yang melayani call sekarang,dapat dikatakan akan memutus hubungan radio dan secepatnya menyesuaikan dengan salah satu frekuensi sel-sel tetangganya dimana call telah dipindahkan oleh jaringan dikarenakan perpindahan lokasi dari peralatan bergerak tersebut.Jika peralatan bergenrak tersebut tidak bisa menyesuaikan dengan frekuensi barunya dalam sekejap,maka call akan diputus.
Didalam Sistem CDMA, satu set sel bertetangga semuanya menggunakan frekuensi yang sama untuk transmisi dan sel yang berbeda (atau base station) dalam arti adalah sebuah nomer yang disebut "PN offset",disaat time offset dari permulaan pseudo-random noise sequence yang diketahui dimana digunakan untuk menyebarkan sinyal dari base station.Dikarenakan semua sel berada pada satu frekuensi,mendengarkan pada BTS yang berbeda sekarang adalah tantangan dalam pemprosesan sinyal digital berbasis pada offset dari sekuen PN,bukan Tranmisi RF dan berdasarkan penerimaan pada frekuensi terpisah. Apabila handphone CDMA menjelajah melalui jaringan,ia mengenali offset PN dari sel bertetangga dan melaporkan kekuatan setiap sinyal kembali ke sel acuan dari hubungan percakapan (biasanya sel yang terkuat).Jika sinyal dari sebuah sel bertetangga cukup kuat,perangkat bergerak tersebut akan dihubungkan langsung pada "add a leg"' callnya dan memulai mentranmisikan dan menerima ke dan dari sel baru dalam arti ke sel (atau sel-sel)call yang baru saja digunakan. Begitu juga,jika sebuah sinyal sel melemah,maka handset akan secara langsung diputus hubungannya.Dslsm hsl ini,handset dapat bergerak dari sel ke sel dan menambah dan membuang jika diperlukan dengan tujuan untuk menjaga call hingga tanpa memutuskan hubungan. Dalam prakteknya,ada batasan-batasan frekuensi,sering antara siynal pembawa yang berbeda atau sub-jaringan.Pada keadaan ini,handset CDMA akan menggunakan jalan yang sama seperti dalam TDMA atau analog dan menjalankan sebuah perpindahan yang ekstrem dimana hal ini akan memutus hubungan dan mencoba mengambil frekuensi baru dimana ia baru saja mati.
Fitur CDMA
Sinyal pesan pita sempit ( narrowband ) akan digandakan dengan penyebaran sinyal pita lebar ( wideband ) atau pseudonoise code
Setiap user mempunyai pseudonoise (PN) code sendiri sendiri.
Soft capacity limit: performansi sistem akan berubah untuk semua pengguna begitu nomer pengguna meningkat.
Near-far problem (masalah dekat-jauh)
Interference terbatas:kontrol daya sangat diperlukan
lebar bandwidth menimbulkan keaneka ragaman,sehingga meggunakan rake receiver
Akan membutuhkan semua komputer yang pernah dibuat oleh manusia diatas bumi untuk memecahkan kode dari satu setengah percakapan dalam sistem CDMA!

Nirkabel (bahasa Inggris: wireless), adalah teknologi yang menghubungkan dua peranti untuk bertukar data atau suara tanpa menggunakan media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel) dengan frekuensi tertentu.
Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup mengganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server. Jika kabel-kabel ini tidak melalui jalur khusus yang ditutupi (seperti cable tray atau conduit), hal ini dapat mengganggu pemandangan mata atau interior suatu bangunan. Pemandangan tidak sedap ini tidak ditemui pada hubungan antar piranti berteknologi nirkabel.
Kekurangan teknologi ini adalah kemungkinan interferensi terhadap sesama hubungan nirkabel pada peranti lainnya.

http://www.webopedia.com/TERM/C/CDMA.html
http://id.wikipedia.org/wiki/CDMA
http://id.wikipedia.org/wiki/Broadband_CDMA
Baca Selengkapnya...

Jumat, 18 November 2011

MOBILE INTERNET

Mungkin Anda sudah pernah mendengar tentang Internet mobile yaitu Web untuk perangkat mobile. Anda akan mendapatkan layanan dari penyedia favorit, dirancang untuk ponsel Anda dan Anda dapat melakukan nyaris segalanya saat Anda mobile. Dulu Internet mobile hanya digunakan untuk perangkat kelas atas, tapi kini, hampir semua ponsel bisa mengakses Web mobile.

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX di antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

Perkembangan Teknologi Wireless

Wi Max Standar BWA yang saat ini umum diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX).
Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS,EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) dan Broadband Provider (BP).
WiMax adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan standar dan implementasi yang mampu beroperasi berdasarkan jaringan nirkabel IEEE 802.16, seperti WiFi yang beroperasi berdasarkan standar Wireless LAN IEEE802.11. Namun, dalam implementasinya WiMax sangat berbeda dengan WiFi.

Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers.
WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX di antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, backhaul, dan high speed enterprise.
Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.

Berikut merupakan 7 trend mobile internet di masa datang menurut John Liu :  

#1 Smartphone is the future
Tentu saja hal ini bisa dibilang hampir sudah menjadi kenyataan dimana smartphone memiliki hampir mayoritas market-share di kota-kota besar di dunia, juga di Indonesia. Bahkan menurut sebuah penelitian oleh Nielsen, diperkirakan pada akhir tahun 2011 ini lebih dari 50% market share mobile di US akan didominasi oleh smartphone.
John Liu sendiri menunjukkan data yang menunjukkan bahwa pengiriman smartphone buatan China terus naik sejak tahun 2009 dengan rata-rata pertumbuhan 20% per tahun. Dan Liu juga menunjukkan bahwa market share smartphone asal China terus bertumbuh 10% setiap tahun dan sampai tahun 2014 diperkirakan akan mencapai 22% dari pasar di seluruh dunia.
Hal ini tentu akan terus berkembang di luar China, apalagi dengan keluarnya  produk komputer tablet yang secara perlahan menghilangkan batasan antara komputer desktop dengan mobile phone. Hal ini tentu akan membuat produk-produk seperti iPad dan Galaxy Tab menjadi semakin umum dan mendominasi pasar komputer dan mobile.
Berdasarkan observasi saya sendiri di Beijing, anak-anak muda banyak sekali yang menggunakan iPhone dan smartphone berbasis Android. Nokia masih mendominasi market yang lebih senior sama seperti di Indonesia, mungkin karena brand yang masih cukup bagus dikalangan orang tua.

#2 Search continues to drive mobile usage
Mungkin disini Liu agak sedikit bias karena Google merupakan perusahaan search engine nomor 2 di China, tapi fakta-fakta yang diungkapkan cukup masuk akal buat saya.
Salah satu hasil research yang dikemukakan Liu diambil dari Nielsen Technology Report 2010 yang mengukur persentasi fungsi smartphone yang digunakan oleh user. Terlihat bahwa hanya 6% pengguna smartphone yang menggunakan fitur TV, 56% menggunakan peta dan direction, 59% untuk mengkonsumsi konten dan 73% melakukan pencarian menggunakan smartphone. Saya pikir di Indonesia mungkin hasil ini kurang-lebih sama, sayangnya fungsi menonton TV yang luar biasa laris di Indonesia bukan milik smartphone melainkan feature-phone (nexian, k-touch, blueberry dll).
Fakta lain yang diungkapkan Liu, searching ternyata merupakan salah satu aktivitas primer yang dilakukan user ketika menggunakan browser smartphone.  Hal lain yang juga saya pelajari dari Jay Sullivan, VP of Product Mozilla Inc, adalah bahwa aplikasi di smartphone memang sangat populer tapi browser mobile tetap akan terus hidup untuk memfasilitasi fungsi tertentu, seperti searching dan browsing. Pengguna tidak akan akan mendownload semua aplikasi yang ada di marketplace, mereka hanya akan mendownload yang penting dan sisanya akan tetap diakses menggunakan browser.

#3 Mobile usage complements desktop
Liu menampilkan sebuah chart yang menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan mobile search paling tinggi ada di weekend, ketika pengguna sedang tidak berada di desktop/laptop-nya. Hal ini menunjukkan bahwa desktop/laptop tidak harus “berkompetisi” dengan smartphone, bahwa user bisa menggunakan keduanya dengan nyaman. Jadi, menurut statistic milk Google, ketika traffic search dari desktop menurun, traffic search dari mobile justru meningkat.
Menurut data dari Google Internal Data 2009, Liu juga menyatakan bahwa penggunaan PC/Desktop/Laptop dalam satu hari mulai naik sekitar jam 10 pagi dan mulai menurun sekitar pukul 6 sore. Untuk penggunaan mobile, konektivitasnya cenderung stabil dalam satu hari dan mengalami peningkatan sekitar jam 11 malam. Data ini menjelaskan bahwa dengan smartphone, user mendapatkan konektivitas yang konstan ke internet ketika mereka jauh dari laptop/desktop.

#4 Mobile is local
33% pencarian yang dilakukan di smartphone merupakan pencarian lokal, mencari lokasi gedung, restoran, mall, dan lain-lain. Saya pribadi sering sekali menggunakan smartphone saya untuk pencarian yang bersifat lokal. Statistik lain yang sangat menarik adalah : setelah melakukan pencarian di smartphone, 61% user melakukan kontak telepon dan 59% langsung mendatangi lokasi yang dicarinya tersebut.
Ketika saya sedang singgah di Kuala Lumpur International Airport, ada sebuah pemancar bluetooth yang tersebar di seluruh bandara yang jika anda menyalakan bluetooth smartphone anda akan segera diberi notifikasi apakah anda ingin mengunduh aplikasi KLIA Deals atau tidak. Ketika anda di bandara Kuala Lumpur, anda bisa mengunduh aplikasi KLIA Deals untuk smartphone anda dan melalui aplikasi ini anda dapat melihat semua diskon dan promo dari semua merchant yang ada di area bandara. Hal ini menurut saya sangat menarik, karena perpaduan antara “mobile” dan “local” yang pas meskipun aplikasi itu hanya memiliki value ketika anda di bandara tersebut. Bagaimanapun juga, merupakan perpaduan yang apik antara “mobile” dan “local”.

#5 Mobile represents new and innovative media consumption
Telepon genggam merupakan perangkat teknologi yang paling personal dibandingkan dengan perangkat mobile lainnya. Seringkali banyak yang berkata bahwa lebih baik dompet yang tertinggal di rumah, daripada handphone yang tertinggal di rumah. Hal ini bukan berarti ada efek adiksi ke telepon genggam, melainkan ke hubungan personal yang terbentuk antara manusia-teknologi.
Karena hubungan personal yang begitu kuat, behavior pengguna dalam mengkonsumsi konten dan media-pun menjadi berubah dan sangat personal. Cara mengkonsumsi media seseorang bisa berbeda dengan orang lain, hal inilah yang menjadi tantangan untuk media dalam customization dan personalization.  Karena cara mengkonsumsi media yang berbeda, maka media-pun harus berkomunikasi ke user dengan cara yang berbeda pula.
User menginginkan komunikasi yang lebih personal dengan media, pendekatan personal di iklan-iklan yang tampil di smartphone menjadi isu kritikal bagi komunikasi antara media dan consumer. Dulu, iklan-iklan di web cenderung promosional namun sekarang harus lebih bersifat interaktif, komunikatif dan juga personal.

#6 Imagination in Mobile devices
Smartphone bisa dianggap sebagai perpanjangan dari indera manusia seperti telinga, mata, mulut dan otak (Shazam, Layar, Google Goggles, Google Voice, Google Translate). Dari sisi teknologi, smartphone saat ini masih ada dalam tahap yang sangat awal dan masih akan terus berkembang.
Kesempatan untuk berinovasi di teknologi smartphone masih terbuka lebar, apalagi dengan banyaknya keterbatasan yang masih ada di smartphone. Misalnya teknologi RFID kartu kredit di smartphone yang memampukan pengguna untuk membayar apapun menggunakan telepon genggamnya, seperti yang sudah diberlakukan di beberapa negara di Eropa.
Ini hanya satu contoh kecil saha, masih banyak sekali area yang bisa dieksplorasi dari teknologi smartphone. Kamera, RFID, GPS, Bluetooth dan tentunya akan terus datang teknologi baru yang bisa dieksplore untuk menjadi solusi bagi pengguna.

#7 Mobile is an open world
Lagi-lagi, mungkin Liu agak bias dengan poin yang satu ini. Bagi Google, sepertinya browser memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada marketplace. Dari keynote yang dibawakan oleh John Liu, saya menyimpulkan bahwa Google melalui Android ingin memberikan experience Open Web dimana pengguna bisa mengakses seluruh penjuru internet melalui perangkat Android dan bukan versi kecil internet yang dipaketkan melalui aplikasi. Tentunya, hal inilah yang membedakan visi antara Google dan Apple.
Versi “open” yang menurut saya lebih relevan adalah platform-platform mobile membuka pintu lebar-lebar untuk pengguna mengkustomisasi smartphone miliknya sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Saya pikir tidak ada smartphone di dunia ini yang identik jika dilihat dari konten yang ada didalamnya. Hal inilah yang memicu revolusi smartphone ketika sebelumnya produsen yang menentukan aplikasi apa saja yang ada di telepon kita, dan sekarang keputusan itu ada di tangan kita.

Referensi bacaan :
http://dailysocial.net/2011/04/29/7-trend-mobile-internet-menurut-john-liu/
http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX
Baca Selengkapnya...

Selasa, 01 November 2011

DIGITAL CULTURE[MP3 PLAYER]

Media baru (bahasa Inggris: new media) merupakan sebuah terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digitalyang terkomputerisasi serta terhubung ke dalam jaringan. Contoh dari media yang sangat merepresentasikan media baru adalah Internet. Program televisi, film, majalah, buku, suratkabar, dan jenis media cetak lain tidak termasuk media baru.

New Media adalah sebuah istilah yang menggambarkan tentang suatu keadaan dimana segala bentuk teknologi hampir berbentuk digital dan Internet hampir memegang peranan penting didalamnya, mereka meninggalkan teknologi kuno yang masih bersifat analog, mekanik, boros energi dan tidak ramah lingkungan.

Media baru adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak.

Berikut ini adalah contoh teknologi apa saja yang termasuk media baru yaitu :
Internet
Televisi Digital / Plasma TV
Digital Cinema / 3D Cinema
Superkomputer / Laptop
DVD / CD / Blue Ray
MP3 Player
Ponsel / PDA Phone
Video Game
RSS Feed
Streaming Video
Dan lain-lain

Disini saya akan memuat tulisan dengan tema mp3 player.

MPEG-1 Audio Layer 3 atau lebih dikenal sebagai MP3 adalah salah satu format berkaspengodean suara yang memiliki kompresi yang baik (meskipun bersifat lossy) sehingga ukuran berkas bisa memungkinkan menjadi lebih kecil. Berkas ini dikembangkan oleh seorang insinyurJerman Karlheinz Brandenburg. MP3 memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). MP3 mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia.
MP3 memakai sebuah transformasi hybrid untuk mentransformasikan sinyal pada ranah waktu ke sinyal pada ranah frekuensi:
Filter polyphase quadrature 32-band
36 atau 12 MDCT (modified discrete cosine transform), dengan ukuran dapat dipilih secara independen untuk sub-band 0…1 dan 2…31
Postproses aliasing reduction
Standar MPEG-1 tidak menspesifikasikan secara spesifik cara melakukan encode MP3. Sebaliknya, algoritma decode serta format file didefinisikan secara spesifik. Yang ingin mengimplementasikan encoder MP3 harus membuat sendiri algorima untuk menghilangkan bagian dari informasi pada file audio asal (atau pada representasi MDCT pada ranah frekuensi).
Karena itu, maka cara encode setiap encoder MP3 berlainan dan menghasilkan kualitas hasil yang berlainan juga. Hal yang harus diperhatikan adalah dari semua encoder yang ada, terdapat encoder yang bagus untuk bitrate tinggi maupun encoder yang bagus untuk bitrate rendah.
MP3 mempunyai beberapa batasan/limit:
Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi)
Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise.
Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding
Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz
Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame
Delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). Tetapi, beberapa encoder seperti LAME dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 playeruntuk mengatasi hal itu.

Sedangakan Musik Digital adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas.


Musik Digital diputar dengan MP3 Player, iPod
Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musikanalog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu :
MP3
MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.
WAV
WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.
AAC
AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.
WMA
Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.
Ogg Vorbis
Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.
Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.
Real Audio
Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.
MIDI
Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.
Musik Digital sebagai Inovasi Baru
Inovasi baru di bidang musik adalah musik digital. Dengan format MP3, OOG, atau WAV musik digital mulai mengeluarkan gaungnya. Banyaknya pemutar musik digital yang mendukung format ini membuat era baru musik digital. Misalnya kalau sebelumnya, musik di-ripped- istilah untuk ekstraksi audio digital – dan terperangkap di PC dan Mac dengan aplikasi semacam iTunes. Kini dengan hadirnya iPod sebagai peranti musik portable canggih yang pernah diciptakan, terjadi perpaduan kenyamanan web dengan portabilitas dan fungsi sebagai sebuah platform yang benar-benar universal. Hal lain yang mendukung transformasi media sang musik adalah tindakan label-label besar yang meninggalkan sistem proteksi musik digital atau digital right management (DRM). Sampai tahun 2007 lalu, label-label besar masih tidak yakin penghapusan DRM akan mendongkrak penjualan album karena tanpa hal tersebut musik digital dengan bebas didisribusikan di antara konsumen yang berarti tak ada pemasukan untuk label.
Elemen Pendukung
Ada beberapa situs yang menyediakan lagu yang dapat diunduh secara langsung (gratis) atau berbayar. Lagu yang ditawarkan berformat digital. Misalnya situs www.napster.com yang cukup digandrungi kala itu namun harus berakhir karena dianggap melanggar hak cipta. Ada pula Insound, Rhapsody, dan Apple iTunes Music Store, Lala.com, mdu04522.com dan lain sebagainya. Selain itu di Indonesia kini ada pula toko musik digital secara online misalnya equionxdmd dan Import hingga Digital Beat Store.
Keunggulan
Musik dalam format digital memiliki beberapa keunggulan dibanding musik dalam medium konvensional, yaitu :
format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan
kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu
proses penjualan dengan pendekatan single atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD
Kekurangan
Dengan segala kelebihannya, musik digital memiliki beberapa kekurangan juga yaitu :
kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan
penyebaran musik digital di Internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga memengaruhi pemasukan untuk label.

Referensi bacaan untuk pembaca:
http://id.wikipedia.org/wiki/Mp3
http://id.wikipedia.org/wiki/Audio_digital
Baca Selengkapnya...